Sepakbola di Gemari Semua Usia Menjadi Hobi

Sepakbola di Gemari Semua Usia Menjadi Hobi

Olahraga Sepakbola adalah permainan paling menarik sehingga menjadi hobi di segala usia oleh berbagai penjuru dunia. Itu memiliki empat ekstensi yang digunakan untuk menyimpan dan membuang limbah dari operasi penambangan. Cekungan menjadi dibanjiri dengan air panas selama ekstraksi batubara dan kemudian digunakan untuk membuang limbah.

Sepakbola di Gemari Semua Usia Menjadi Hobi di Dunia

Sepakbola pertama dibangun pada 1930-an. Saat ini, ada tiga cekungan lagi yang terletak di Negara Bagian Lagos. Cekungan ini masih digunakan untuk pembuangan batubara dan telah dinyatakan sebagai ancaman non-lingkungan. Namun, ini tidak berarti bahwa cekungan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dan orang tidak boleh melihat cekungan sebagai tempat pembuangan limbah.

Beberapa kelompok lingkungan di Lagos telah berjuang untuk mengeluarkan cekungan. Mereka mengatakan bahwa baskom tersebut masih digunakan sebagai tempat pembuangan limbah penambangan. Sebuah proposal oleh LSM nirlaba Chime In Action yang berbasis di Lagos, yang telah menangani masalah ini selama lebih dari 10 tahun, menyarankan agar penggunaan basin dihentikan dan harus ditetapkan sebagai lingkungan yang dilindungi. Proposal ini akan memungkinkan pemerintah untuk melakukan pemantauan yang lebih baik atas cekungan dan menentukan apakah masih perlu digunakan untuk pembuangan limbah batubara.

Beberapa kelompok lingkungan di Lagos telah menangani masalah wilayah sungai selama lebih dari 10 tahun. Ini berarti bahwa mereka telah dapat melakukan banyak penelitian tentang tambang. Namun, mereka mengatakan bahwa sejarah tambang tidak cukup untuk membuktikan klaim bahwa limbah penambangan masih disimpan di cekungan.

Sepakbola di Gemari Semua Usia Menjadi Hobi Paling Populer

Jika tanggung jawab pemerintah dalam wilayah sungai ditentukan sebagai non-lingkungan, pemerintah harus mulai memperhatikan perlindungan wilayah sungai. Ketika sebuah situs yang dianggap sebagai situs bencana non-lingkungan ditutup, pemerintah harus mulai mengelola situs secara efektif. Pemerintah harus mengambil langkah-langkah aktif untuk memastikan bahwa situs tersebut tetap sehat dan menyediakan layanan tambahan seperti pengolahan limbah dan air minum bersih.

Limbah penambangan di cekungan harus diolah untuk menghilangkan bahan kimia berbahaya yang mungkin ada di dalamnya. Jika fasilitas ini tidak berfungsi, pekerja yang terpapar bahan berbahaya dapat dengan mudah sakit atau bahkan mati. Ini adalah sesuatu yang telah terjadi di masa lalu. Namun, kelalaian pemerintahlah yang menyebabkan situasi ini.

Tidak dapat disangkal fakta bahwa limbah pertambangan memang berbahaya. Namun, pemerintah juga harus bertindak secara bertanggung jawab dan menggunakan kekuatannya untuk memastikan bahwa cekungan digunakan dengan benar dan bahwa limbah penambangan yang disimpan di sana ditangani dengan benar. Karena limbah penambangan ada di wilayah sungai, pemerintah perlu mengambil beberapa langkah untuk memastikan bahwa itu tidak menjadi situs bencana lingkungan. Lagi pula, mereka tidak mampu membiarkan ekonomi negara itu jatuh ke tangan masalah lingkungan.

Jadi, demi ekonomi negara, pemerintah harus berhenti membiarkan limbah pertambangan menumpuk di cekungan. Alih-alih harus fokus pada mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghindari hal yang sama terjadi lagi.